Rabu, 16 Maret 2016

Apa itu Empati?

Apa itu Empati

Seberapa sering kalian mendengar kata empati? Atau bahkan merasakannya? Apa itu empati? Jika kita dapat merasakan apa yang orang lain rasakan dalam suatu waktu, itulah yang dinamakan empati. 

Definisinya adalah kemampuan dengan berbagai dfinisi yang berbeda yang mencakup spectrum yang luas, berkisar pada orang lain yang menciptakan keinginan untuk menolong sesama, mengalami emosi yang serupa dengan emosi orang lain, mengetahui apa yang orang lain rasakan atau pikirkan. Waduh penjelasannya bikin bingung…,hhha.

Menurut KBBI, empati adalah keadaan mental yang membuat seseorang mengidentifikasi atau merasa dirinya dalam keadaan perasaan atau pikiran yang sama dengan orang atau kelompok lain.

Sedangkan empati yang berasal dari bahasa Yunani, yang artinya adalah “ketertarikan fisik”, sebagai respons afektif dengan kognitif yang kompleks pada distress emosional orang lain. Dalam bahasa Inggris menjadi; Empathy pada tahun 1909. Setelah itu diterjemahkan kedalam bahasa German; Empathie.

Jika kita sudah memahami apa itu empati, kita dapat menggunakannya dalam percakapan sehari-hari. Namun, karena empati ini bersipat  melibatkan perasaan, cieee. Tentu saja tidak bisa hanya dimulut saja. 

Ketika kalian melihat orang yang sedang menderita atau pengemis, kalian menjadi iba, kasian, dan ingin member/membantu. Nah, jreeengg, jreeeng! Kalian sudah menguasai ilmu empati ini, guys!

Menurut Bullmer, empati adalah proses ketika seseorang merasakan perasaan orang lain dan menangkap arti perasaan itu, kemudian mengkomunikasikannya dengan kepekaan sedemikian rupa (action) hingga menunjukkan bahwa ia sungguh-sungguh mengerti perasaan orang lain itu. 

Bullmer menganggap empati lebih merupakan pemahaman terhadap orang lain ketimbang suatu diagnosis dan evaluasi terhadap orang lain. Empati menekankan kebersamaan dengan orang lain lebih daripada sekadar hubungan yang menempatkan orang lain sebagai obyek manipulatif.

Sekarang penulis harap kalian semua  sudah mengetahui apa itu empati, sehingga kalian dapat menyebut perasaan yang sedang terjadi kalau-kalau kalian mengalami hal seperti di atas. Yakin kok kalian pasti pernah berempati pada seseorang. Jika kalian meraskan hal tersebut silahkanlah lakukan apa yang seharusnya, ambil keputusan dengan bijak ya..