Minggu, 13 Maret 2016

Ada yang Tahu, Apa itu Miom?

Apa itu Miom

Penyebab kemunculan miom belum diketahui. Kemunculannya terkait hormon estrogen (Hormon reproduksi).  Oh ya, apa itu miom? miom lebih sering muncul pada wanita, mungkin para wanita sudah lebih mengetahui apa itu miom? 

Miom adalah pertumbuhan di dalam rahim (uterus) yang tidak bersifat ganas (kanker). Miom adalah sel otot rahim yang tumbuh secara tidak normal, sampai membentuk tumor jinak. Berukuran sebesar kacang polong sampai sebesar anggur, namun bisa bertambah jumlahnya.

Indikasi munculnya miom dapat dilihat dari menstruasi yang terlalu cepat. Miom bersifat menurun, jika ibu atau keluarga pernah memiliki miom, cenderung akan turun kepada keturunannya. Banyak mengonsumsi daging ketimbang sayur juga dapat menjadi penyebab miom. Dan tentu alkohol, memicu datangnya miom pula.

Tidak terasa sakit mungkin saat penderita mengalami miom, sehingga sulit diketahui. Kebanyakan orang mendapatinya saat melakukan pemeriksaan ginekologi. Pengobatannya tidak serumit kanker/ tumor ganas, biasanya miom menyusut saat wanita sudah memiliki banyak keturunan (sudah melahirkan). 

Namun, miom juga dapat menyebabkan penderitanya susah mengalami kehamilan. Miom yang tumbuh di dinding rahim dan bagian leher rahim dapat mempersulit proses pembuahan.

Seperti halnya penyakit lain, bukan berarti miom tidak berbahaya, ada beberapa gejala yang dimiliki penderitanya: Saat haid, penderita akan mengalami pendarahan yang cukup lama, terjadi pembesaran perut secara abnormal, rasa nyeri di bagian belakang tungkai, gangguan atau rasa nyeri pada kandung kemih/usus besar, rasa sakit saat berhubungan suami istri. Nah, saat terjadi gejala-gejala ini, sebaiknya miom tersebut diangkat. Sebaiknya, lakukan konsultasi dengan dokter jika memang mengalami gejala seperti diatas.

Miom memang bisa dibiarkan, karena dapat mengecil. Namun, tidak baik jika kita membiarkan penyakit bersarang di tubuh kita. Ada baiknya kita melakukan pengecekan atau konsultasi dengan dokter, karena jika ternyata didapati miom sudah membesar dan mengganggu anatomi rahim, kejadian akan sangat berbeda. 

Penderita miom dapat mengalami keguguran, miom yang terlalu besar dapat mendorong embrio sehingga tidak menempel di dinding rahim.