Sabtu, 05 Maret 2016

Apa itu Poligami?

Apa itu Poligami?

Kita tentulah tahu apa itu Poligami. Buat Anda yang belum tahu, Santai saja karena se.amatir.men akan menjawabnya. Malu bertanya hal-hal sepele? Klik aja sepele.

Pengertian poligami sendiri adalah sistem perkawinan yang salah satu pihak memiliki perkawinan lebih dari satu kali. Intinya poligami ini adalah praktik pernikahan di mana satu orang pria sebagai suami memiliki istri lebih dari satu orang.

Intinya, satu suami dua istri atau lebih gitu. Eits, poligami itu hanya untuk satu suami dan banyak istri ya. Sementara kalau satu istri dengan banyak suami, artinya bukan poligami melainkan poliandri.  

Dalam beberapa kebudayaan dan agama, ada yang memperbolehkan poligami dan ada yang menentangnya.

Kalau kaum feminis sih, mereka menentang. Mereka menganggap poligami adalah suatu praktik penindasan terhadap wanita. Jika kita merunut pada budaya terdahulu dan Agama di Indonesia, apa itu poligami? Menurut beberapa agama yang ada di Indonesia.

Dalam agama tertua di Indonesia yaitu: Hindu. Pada zaman dulu memang masyarakat Hindu melakukan poligami dan poliandri, dalam sejarah. Hanya masyarakat dari golongan kasta tinggi dan raja-raja yang melakukan poligami.

Kebutuhannya bisa bermacam-macam mulai dari alasan kemandulan dan tujuan politik suatu kerajaan. Akan tetapi, dalam kitabnya tetap melarang praktik poligami.

Sudut Pandang dari Buddha, masalah poligami tidk dijelaskan secara langsung. Sang Buddha memberikan nasehat-nasehat tentang bagaimana berumahtangga yang baik.

Sang Buddha Sidharta Gautama memberi nasehat menjalankan rumahtangga yang terpuji tanpa menetapkan jumlah istri yang harus dimiliki lelaki.

Tapi menetapkan dengan tegas bahwa suami yang meninggalkan istri dan menjalin hubungan dengan wanita lain akan menghadapi berbagai masalah dan rintangan. Kalau Umat Kristiani, mereka jelas menentang praktik poligami.

Mereka merujuk pada kitab Agamanya yang tidak memrpbolehkan poligami dan menganggap suatu hubungan suami istri adalah dua daging yang disatukan menjadi kesatuan yang utuh dan tidak boleh diceraikan sesuai ketetapan Tuhan.

Berbeda dengan umat Islam, pada dasarnya konsep perkawinan Islam bersifat monogami, tapi memperbolehkan suami memiliki istri lebih dari satu. Di dalam Al- Quran  surat An-nisa ayat ke-129 mengatakan: "Dan kamu sekali-kali tidak akan dapat berlaku adil di antara isteri-isteri(mu), walaupun kamu sangat ingin berbuat demikian."

Dalam artian sulit sekali seorang manusia biasa (kecuali Nabi) melakukan poligami, karena manusia sangat sulit berlaku adil. Di Negara Turki dan beberapa Negara Arab lainnya yang diyakini memeluk Islam menetapkan bahwa poligami tidak diperbolehkan.

Tujuan perkawinan dalam Islam adalah meraih ketenagan hati (sakinah), kasih sayang tanpa pamrih (mawaddah), maka sang suami yang ingin berpoligami dengan tujuan tertentu (tentuanya baik) haruslah meminta izin dari istrinya agar tidak memutuskan mawaddah.

Muhammad Quraish Shihab mengatakan ajaran Islam dalam perkawinan adalah asas monogami. Poligami adalah pengecualian yang dapat dilakukan dalam keadaan tertentu. Namun tetap, syarat poligami adalah bersikap adil.

Adapun Nabi Muhammad, nabi utama agama Islam melakukan poligami setelah Khadijah (isteri pertama) meninggal, adalah menyelamatkan nilai sosial bagi wanita saat itu yang dipandang rendah sehingga seorang suami dapat beristri sebanyak yang mereka suka.

Kebanyakan Istri Nabi Muhammad adalah janda yang ditinggal mati oleh mantan suaminya, kecuali Aisyah (putri Abu Bakar). Islam memperbolehkan poligami tidak lebih dari empat istri.

Karena dikisahkan ketika Nabi melihat beberapa sahabat yang telah memiliki istri delapan sampai sepuluh, Nabi meminta para sahabat menceraikannya hingga tersisa empat.

Bagaimana teman-teman? apakah kalian ingin berpoligami? di Indonesia hukum berpoligami diperbolehkan dengan beberapa syarat.

Kami menyarankan sih untuk tidak melakukan poligami, karena jika melihat satu agama yang memperbolehkanpun; Islam, poligami haruslah bersikap adil dan beralasan.

Dan jika kita adalah orang yang bersikeras melarang praktik poligami. namun, melakukan perselingkuhan diluar pernikahan, tentulah itu tidak lebih indah. Maka tetaplah setia kepada pasangan anda.