Rabu, 16 Maret 2016

Apa itu Hari Anak Nasional?

Hari Anak Nasional

Children's Day diperingati setiap tanggal 1 Juni, sedangkan Hari anak Universal diperingati pada tanggal 20 November. Dan Hari Anak Nasional diselenggarakan setiap tanggal 23 Juli. 

Hari anak di Indonesia sesuai dengan keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 1984 tanggal 19 Juli 1984. Perayaan hari anak bermacam-macam dan dianggap sebagai event penting, tentu saja, siapa yang tidak sayang kepada anak-anak?

Seperti negara lainnya, Indonesia memiliki hari Ayah, Hari Ibu, dan tentu hari Anak. Memperingati hari anak adalah bertujuan untuk menghargai hal-hak kepada anak. Kasus kekerasan dan pelecehan seksual yang banyak terjadi pada anak-anak. 

Maka, biasanya hari anak diramaikan oleh kampanye yang berkaitan dengan hak-hak anak. Tujuannya agar kasus-kasus tersebut dapat diminimalisir bahkan hilang.

Hari anak di Indonesia digagasan oleh mantan Presiden RI (Soeharto). Bapak Soeharto melihat bahwa anak-anak adalah aset penting bagi suatu bangsa. Kegiatan-kegiatan positif yang berhubungan dengan anak kerap dilakukan pada hari tersebut. 

Bukan hanya di Jakarta, atau kota-kota besar. Tapi di seluruh Indonesia. Negara kita sudah melakukan banyak hal untuk menunjang kesejahteraan anak-anak bangsa. UUD negara pun sudah membuat ketentuan tentang masalah anak di Indonesia.

Jika kalian pernah mendengar Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), ini adalah suatu lembaga yang mengawasi perlindungan anak di Indonesia. Fungsinya sangat membantu bagi pertumbahan hidup anak-anak. 

KPAI dapat secara langsung mengajukan dan memberi saran kepada presiden terkait perlindungan anak. Bahkan Kementerian Pemberdayaan Perempuan ditambahkan menjadi Kementerian Pemberdayaan perempuan dan Perlindungan Anak, pada masa Presiden SBY.

Anak-anak seperti dikatakan Bapak Soeharto adalah aset penting bagi negara. Mengapa? Anak-anak dapat menjadi apapun tergantung orangtua dan lingkungan dimana ia dibesarkan. 

Maka masyarakat dewasa harus menjaganya dengan baik, memberikan kehidupan yang layak, hak-hak anak, serta segala aspek yang mencakup pendidikan, gizi, kesehatan. Membangun kehidupan anak sama dengan membangun suatu bangsa. Berinvestasi untuk negara Indonesia.

Demikian artikel mengenai hari anak nasional, jangan lupa untuk menjadikan anak Indonesia yang cerdas dan berkualitas demi masa depan bangsa!