Simak Apa Kepanjangan BASARNAS?

Kepanjangan BASARNAS

Sudah pada tahu mengenai BASARNAS? Jika kalian melihat keadaan negara Indonesia yang sering mengalami bencana seperti: gunung meletus, banjir, tsunami, pasti kalian sering mendengar kata BASARNAS. 

Tugas pokok BASARNAS adalah melakukan pembinaan dan pengendalian menolong dan mencari orang atau material yang hilang atau dikhawatirkan hilang dan membantu bencana alam. Apa sih kepanjangan BASARNAS?

Basarnas ada dengan keluarnya Keputusan Presiden No 11 Tahun 1972 dengan tugas pokok menangani musibah kecelakaan dan pelayaran. Nah, pada 1980, berdasarkan keputusan Menteri Perhubungan nomor KM.91/OT.002/Phb-80 dan KM 164/OT.002/Phb-80 tentang tata kerja Departemen Perhubungan, PUSARNAS (Pusat SAR Nasional) menjadi BASARNAS. 

Kepanjangan BASARNAS adalah Badan Sar Nasional. Sebagai LPNK (Lembaga Pemerintah Non Kementerian), BASARNAS secara bertahap melepaskan diri dari struktur Kementerian Perhubungan. 

Namun hingga Tahun 2009, pembinaan administratif dan teknis pelaporan masih melalui Kementerian Perhubungan. Selanjutnya per Tahun 2007 BASARNAS akan langsung bertanggung jawab ke Presiden melalui  Sekretariat Negara.

Kalian juga harus lebih dulu mengetahui kepanjangan SAR, adalah search and rescue (pencarian dan penyelamatan). Visi misi dari SAR adalah mengusahakan mencari dan menolong jiwa manusia yang hilang atau terkena bencana: penerbangan, pelayaran, dll. Istilah ini digunakan dalam cakupan internasional, jadi tidak heran banyak orang mengetahui istilah ini.

Akhir-akhir ini BASARNAS mendapatkan apresiasi baik dari dunia loh. Mrsekal Madya F Henry Bambang Soelistyo, Kepala Badan SAR Nasional dinyatakan sebagai salahsatu yang terbaik dunia, dalam pertemuan SAR level Asia Pasifik di Australia pada 2015. 

Hal ini tentu saja membanggakan negara Indonesia. Para negara yang datang saat itu ingin menggali lebih jauh bagaimana proses manajerial BASARNAS.

Keberhasilan BASARNAS juga ditunjukan pada tahun 2014, saat melakukan operasi pencarian dan penyelamatan pesawat AirAsia QZ8501 dalam waktu relatif singkat. Itu sangat membuktikan bahwa badan SAR kita tidak kalah hebat dengan badan SAR negara lain. 

Tanpa mengurangi bantuan negara sahabat. Bagi kita masyarakat Indonesia jaminan keselamatan kita selama ini sudah dibantu oleh BASARNAS. Kita juga patut berbangga dan meningkatkan kepercayaan terhadap BASARNAS yang senantiasa menjalankan tugasnya dengan sepenuh hati.