Kamis, 17 Maret 2016

Penemu 4G.. Orang Indonesia Lho!!

Penemu 4G

Kalian pasti sudah mengetahui perkembangan jaringan dari mulai 1G,2G, GPRD, EDGE, 3G dan 4G. Kali ini kita akan membahas 4G. Siapa sih penemu 4G? 4G adalalah singkatan dalam bahasa Inggris fourth-generation technology

Dikatakan begitu karena teknologi meneruskan teknologi sebelumnya 3G.  Generasi pertama (1G) merupakan sistem analog dengan kecepatan rendah dan suara sebagai objek utama. 

Generasi Kedua, formatnya digital, kecepatannya menengah. Dan  yang ketiga (3G), merupakan sistem digital dan mampu mentrasfer data dengan kecepatan tinggi. Jika 1G dengan sistem analog/PSTN yang menggunakan seluler, 2G dan 3G merupakan ISDN (Integrated Services Digital Network).

Sistem 4G mampu mengirimkan suara, data, dan gambar kepada pengguna dimana dan kapan saja. Mampu menghasilkan kecepatan 100Mb/detik dan 1G/detik. 

Di Indonesia, ada 3 penerapan untuk sistem jaringan 4G, Sitra wiMAX, Telkomsel, dan Bolt Super 4G LTE. Tapi, tahukah kalian, siapa penemu 4G tersebut. Inilah dia orangnya.

Penemu teknologi 4G berasal dari Indonesia. Prof. Dr. Khoirul Anwar, menemukan dan pemilik paten dari teknologi 4G berbasis OFDM (Orthogonal Frequency Division Multiplexing)

Profesor kelahiran Kediri, Jawa Tengah 1978 ini, adalah lulusan ITB (Institut Teknologi Bandung). Sekarang ia menetap di Jepang setelah menyelesaikan studi S2 dan S3 nya di Nara Institute of Science and Technology.  

Khoirul Anwar menemukan metode komunikasi yang lebih cepat dengan kebutuhan energi yang relatif sedikit. Metodenya dipaparkan di Hokkaido Jepang, pada tahun 2005.

OFDM merupakan teknik modlasi komunikasi wireless broadband yang tahan melawan frekuensi selective fading dan interferensi narrowband. Khoirul mengusulkannya karena terinspirasi dari jurus son goku dalam serial animasi Dragon Ball, saat melakukan jurus genki dama. 

Temuannya ini kemudian mendapat penghargaan Young Scientist Encouragement Award pada Mei 2010.  Menrutnya OFDM dapat diterapkan di Indonesia, apalagi di kota-kota besar dengan gedung-gedung pencakar langit atau daerah pegunungan. Temuannya telah dipatenkan pada 2010 dan kemungkinan dipakai untuk teknolgi canggih selanjutnya dimasa depan.

Sepertinya kita sebagai bangsa Indonesia patut berbangga ya? Semoga artikel ini dapat memacu semangat kalian untuk berkarya, menciptakan penemuan-penemuan yang berguna bagi dunia.