Apa itu Tuna Laras?

Apa itu Tuna Laras?

Hallo teman – teman, sudah siapkah kamu untuk membaca info hari ini? Aku punya info yang menarik untukmu. Dijamin deh, kamu pasti akan suka. Ya meskipun tidak bergaransi sih, karena garansi hanya dimiliki oleh barang – barang yang berwujud elektronik. But, don’t worry, pasti kamu akan ketagihan untuk membacanya.

Apa itu tuna laras? Tik, tok, tik, tok. Laras itu semacam nama yang bisa digunakan untuk memberikan nama pada seorang gadis perempuan. Hust, ngawur lagi. Apa itu tuna laras? Aku jelasin ya, meskipun kamu mungkin pernah dijelaskan sama gurumu atau orang tuamu tentang tuna laras. Tapi aku juga ingin ikut berbagi denganmu, yah, anggap saja ak juga seorang guru. Tapi guru online gitu.

Tuna laras itu...
Merupakan sebutan yang kita berikan pada orang yang mengalami gangguan pada perilakunya. Deng ... deng... (biar kaya di sinetron kalau lagi heboh). Gangguan perilaku? Iya perilakunya itu mengalami masalah. Masalah yang bagaimana? Yaitu perilaku yang menyimpang dari norma atau aturan yang berlaku di masyarakat.

Tahu sendirikan kalau masyrakat itu punya aturan dan norma baku yang harus dilakukan. Nah, orang yang mengalami tuna laras ini, biasanya perilaku menyimpang dari perilaku yang normal. Jadi dia golongan abnormal? Bukan gitu bro...

Menyimpang dari perilaku yang normal itu, contohnya mencuri, memalak, menyakiti orang lain melalui kata – kata, seperti mengejek, mengolok – olok gitu lah. Orang yang menunjukkan perilaku yang kaya’ gitu biasanya, secara tidak langsung dinamakan tuna laras. Tapi kamu jangan membuat kesimpulan terlalu cepat, jika baru sekali sih, anggap saja khilaf atau tidak sengaja. Namun jika sudah berulang kali, itu baru namanya tuna laras.

Mau tahu tidak kenapa mereka bisa seperti itu? Dengar ya, hati – hati dengan siapa anda berteman, itulah cerminan dirimu. Pernah dengar kan? Artinya gini, orang yang disebut tuna laras itu disebabkan oleh lingkungan, kaya teman. Makanya ada istilah si hati – hati itu, sebab teman memberikan pengaruh pada perilaku kita, bro.

Nah, syudah paham kan? Dengan penjelasan di atas tadi.