Minggu, 22 Mei 2016

Apakah yang dimaksud dengan Tuna Susila

Tuna Susila

Terinspirasi dari berita yang bermunculan di televisi nih. Aku punya info yang menarik, asal jangan ditarik, karena bisa purik (marah). Info ini tentang “apakah yang dimaksud dengan tuna susila?”. Horor nih infonya. Bukan semacam hantu sih, cuma cukup bisa membuat para pembaca dan pendengar pada deg – deg an.

Maklum tentang “apakah yang dimaksud dengan tuna susila?” ketika mendengar tuna siswa, pasti semua pada berpikir kalau itu tabu. Tapi ya gimana lagi, kalau tidak diberi tahu, bisa bahaya nanti kalau ada yang nawari (ehh, sensor). Sekarang kan lagi musimnya, bicara dengan bahasa yang tidak dimengerti orang lain, agar orang lain mau melakukan. Jangan terlalu serius ya memahami omonganku.

Okay, mari kita mulai. Tuna susila itu...
Tuna itu artinya dari dulu emang “kurang” sih. Tapi susila itu, sebenarnya menunjukkan orang yang punya perilaku yang baik. Namun, karena kata pertama negatif, kemudian kata kedua positif. Maka negatif yang menang. Kan kalau di matematika gitu, ketika hitungan itu ada positif dan negatif, maka negatif yang menang.

Lalu bagaimana kaitannya ilmu matematika dengan tuna dan susila?
Begini karena negatif yang menang, artinya kata tuna susila itu berarti orang yang memiliki kelakuan yang tidak baik. Tidak baik itu bukan berarti pembohong atau licik hlo. Tapi orang yang melakukan perbuatan yang emang tidak baik (aku tidak enak mau ngomong)

Tapi demi ilmu, akan aku katakan sebenarnya. Jadi tuna susila itu sama halnya seperti orang yang melakukan perbuatan zina alias pelacur (maaf ya...). Orang yang seperti itu, jika wanita namanya WTS alias Wanita Tuna Susila. Kalau pria? Belum ada sih nama julukannya. Mereka pekerjaannya menjual tubuhnya untuk berbuat zina. Mereka menjadi WTS itu biasanya karena kepepet kebutuhan sih. Bisa masalah ekonomi, bisa juga karena pernah punya pacar, terus dinodai oleh pacarnya.

Begitulah ceritanya. Kenapa bisa dinamakan tuna susila.