Senin, 16 Mei 2016

Polyglot, Apakah itu?

Polyglot

Selamat siang kawan! Bangunlah. Lihatlah zaman telah berubah. Pengetahuan harus bertambah kawan. Nih, aku kasih wawasan yang baru untukmu. Judulnya sih “polyglot, apakah itu”. Merasa asing tidak, dengan polyglot.

Emmm..mungkin ada yang pernah dengar, namun ada juga yang belum pernah dengar atau mungkin baru tahu. Tidak persoalan. Aku akan tetap memberitahumu. Karena ini menjadi info yang menarik untukmu, tentang “polyglot, apakah itu?”

Polyglot itu adalah orang yang pandai atau yang menguasai banyak bahasa. Banyak bahasa, teman. Banyak itu bukan berarti satu. Bisa lebih dari satu, bisa juga lebih dari dua, yang jelas banyak deh.

Di dunia ini ada banyak bahasa yang berkembang, mulai dari bahasa perancis, bahasa jerman, bahasa mandarin, bahasa inggris, dan lain – lain. Nah, orang yang mendapat julukan polyglot ini. Mereka bisa saja menguasai bahasa negaranya, namun ditambah dengan bahasa – bahasa asing yang lain.

Ingat tidak dengan bapak Soekarno, presiden pertama kita. Beliau juga menguasai banyak bahasa hlo. Konon, beliau itu bisa memahami setiap bahasa dari negara – negara yang dikunjunginya. Hebat bukan?

Ada lagi seorang perempuan, bernama Gayatri, dia menguasai empat belas bahasa asing. Wow! Menarik bukan. Bahkan, beliau itu menguasai 14 bahasa tersebut, di usia 17 tahun. Karena keahliannya itu, beliau menjadi seorang delegasi dari Indonesia untuk ASEAN. Yah, meskipun sekarang beliau telah meninggal. Namun, beliau pantas bukan, kalau disebut polyglot.

Apakah kamu juga ingin menjadi polyglot? Pasti kamu juga ingin menguasai banyak bahasa, bukan? Okay tidak apa, semoga kehadiran dua tokoh tersebut, mampu menginspirasimu untuk mempelajari beberapa bahasa di dunia. Ya, minimal dengan menguasai bahasa Inggris dan bahasa Jawa kan sudah menambah penguasaanmu untuk bahasa.

Namun, jika kamu ingin menambah lagi kemampuan berbahasamu. Bisa juga dengan mengikuti jam tambahan atau les yang diadakan oleh lembaga pendidikan. Siapa tahu, suatu saat nanti kamu juga bisa menjadi seorang gayatri dengan gayamu sendiri untuk mewakili Indonesia di ASEAN. Keren kan?