Jumat, 10 Juni 2016

Ibu Kota Afrika Selatan

Ibu Kota Afrika Selatan

Malam gays, sudah pada istirahatkah? Jangan istirahat dulu ya. Aku mau ngasih info nih. Sebenarnya sih aku juga ingin istirahat. Namun demi kebaikan umat. Aku harus tetap bersemangat.

Meskipun dengan tenaga yang seadanya. Aku mau beri tahu kamu nih, gays. Mau beri tahu tentang “Ibu Kota Afrika Selatan”. Pasti kamu langsung lupa akan rasa kantukmu, ketika mendengar judul dari infoku. Aku tahu, apa yang ada dipikiranmu. Afrika selatan sebuah negara yang mayoritas pendudukan berkulit hitam. Hmmm..jangan sampai rasis hlo.

Ya, memang benar sih. Mayoritas penduduk Afrika itu, kulitnya hitam. Jarang ada yang berkulit putih. Ingat hlo, “jarang”, bukan berarti tidak ada. Jarang itu artinya, ada, namun tidak banyak. Sama hal nya kalau mayoritas dan minoritas. Jadi, yang berkulit hitam itu lebih mayoritas dibandingkan kulit putih. Karena kulit putih itu cuma minoritas gitu.

Eits..tunggu dulu. Jika dilihat – lihat, ketika kamu dengan kata Afrika Selatan, kamu langsung ingat orang yang berkulit hitam. Nah, itu bisa menjadi ciri – ciri khas yang dimiliki oleh negara itu. Bagaimana tidak menjadi ciri khas? Bukankah pemahaman itu sudah melekat untuk negara Afrika Selatan.

Selain dari warna kulit. Afrika Selatan juga punya ciri khas lain, yaitu savananya yang luas. Di savananya itu ada banyak hewan yang hidup di sana hlo,gays. O ya, Indonesia sebenarnya juga punya wilayah yang bentuknya hampir sama dengan savana milik Afrika. Tempat itu, diberi nama Taman Nasional Baluran, sama pemerintah setempat. Letaknya itu tuh, di Situbondo, Jawa Timurlah pastinya. Nah, bagi kamu yang ingin merasakan savana afrika bisa datang ke Situbondo.

Begitu, gays? Sudah pahamkan? Okay, kembali ke info yang mau aku sampaikan ke kamu. Aku cuma mau bilang kalau Ibu Kota Afrika Selatan itu ada 3, gays. Yang pertama, secara legislatif ibu kota Afrika Selatan, namanya Cape Town. Yang kedua, kalau secara administratif namanya Pretoria. Dan yang ketiga, secara yudisial namanya Bloemfontein.

Sudah tahu kan? Kalau sudah tahu, sekarang marilah kita istirahat sejenak. Agar nanti kalau aku dapat info baru, kamu siap untuk mendengarnya lagi.