Rabu, 22 Juni 2016

Makanan Khas Aceh

Makanan Khas Aceh

Di siang yang tidak panas, namun juga tidak dingin ini. Paling enak ngobrolin tentang makanan deh, sobat. Mmm...ngomong – ngomong tentang makanan khas. 

Aku ingin tahu, jenis makanan yang kondang di salah satu propinsi kita. Propinsi yang punya julukan serambi Mekahnya Indonesia. Propinsi yang pernah terkena musibah tsunami tahun 2008. Apakah nama propinsi itu?

Acehhhhh.. yups, benar sekali. Apa ya makanan khas Aceh? Secara kita tahu sendiri, propinsi yang terletak dipaling ujung Indonesia ini, tentu miliki makanan khas kan, sobat.

Mmm..menurut info yang pernah aku dapatkan. Makanan khas dari Aceh itu mie. Mie itu sejenis makanan yang bentuknya panjang, kadang lurus, kadang juga keriting. 

Kalau yang lurus itu karena di rebonding dengan alat untuk membuat mie, biar jadi gepeng. Sedangkan yang keriting itu, karena mie itu tidak di buat gepeng, sobat. Lihat saja, bentuk mie yang ada di warung atau pasar, nanti kamu akan tahu mie keriting dan mie gepeng.

Nah, kalau di Aceh, mie ini dinamakan mie Aceh. Mengapa namanya mie Aceh, karena letak mie itu di Aceh. Hustt, ngawur aja. Di namakan mie Aceh, karena itu makanan khas Aceh.

Santap juga: Makanan Khas Jogja

Biasanya, orang aceh akan membuat mie Aceh dengan dua cara. Bisa di rebus, bisa juga di goreng. Selain itu, bisa juga dibuat pedas, bisa juga dibuat tidak pedas. Sesuai keinginan atau pesanan gitu, kalau mau buat mie Aceh.

Hhmmmm..pasti umami banget ya..

Lalu apa lagi makanan khas Aceh? Mmm...ada sate matang. Hah, emang ada ya sate yang dimasak tidak matang? Haduh,,,bukan gitu sobat, sate matang ini merupakan sate yang berasal dari daerah Matang, Bireuen, Aceh sana. Sate ini juga ada kuah sotonya untuk menambah kenikmatannya.

Jadi jangan kamu pikir, sate matang itu sate yang sudah masak. Tapi matang itu menunjukkan nama suatu daerah, sobat.

Tertarik mau mencoba kedua makanan khas Aceh itu? Ya silahkan di buat sendiri di rumah.