Selasa, 05 Juli 2016

Apa itu saham?


Bagi anak -anak ekonomi, pasti sudah akrab banget nih dengan yang namanya saham. Ya gak? Begitu pun dengan orang -orang yang gemar menggeluti dunia investasi. Tapi, bagi kamu yang belum akrab dengan dunia ekonomi dan investasi, istilah saham mungkin masih asing ya.

Buat kamu yang belum paham apa itu saham, tak perlu khawatir, berikut ini akan dijelaskan secara singkat mengenai definisi saham sehingga kamu bisa mengetahui apa itu saham. Simak penjelasan dari sepele ya.

Pengertian saham?

Okay, mari kita mengenal saham lebih jauh. Jika didasarkan pada definisi saham yang tertulis dalam buku Hukum dalam Ekonomi, tulisan Advendi Simanungsong dan Elsi Kartika Sari, terbitan Grasindo Jakarta tahun 2005, tepatnya di halaman 147, maka kita bisa mendapatkan definisi saham sebagai berikut :

“saham merupakan bentuk penyertaan dalam modal dasar suatu perseroan terbatas atau pun perusahaan, di mana hal tersebut menjadi tanda bukti kepemilikam dan bukti penyertaan modal.”

Simak juga: Apa itu MEA

Nah loh! Masih bingung? 
Kalau begitu, kita lanjut ke pengertian saham yang lebih sederhana berdasarkan penjelasan Parluhutan Situmorang, Jauhari Mahardika dan Tri Listiyarini dalam buku mereka Jurus -Jurus Berinvestasi Saham untuk Pemula, terbitan TransMedia Pustaka, Jakarta tahun 2010, tepatnya di halaman 1.

Menurut buku ini nih, secara sederhana, “saham adalah surat berharga (efek) yang berbentuk sertifikat, yang berguna untuk menunjukkan bukti kepemilikan suatu perusahaan.”

Pada intinya, karena saham adalah bentuk kepemilikan dari suatu perusahaan, maka semakin banyak saham yang dimiliki, artinya jumlah uang yang diberikan perusahaan tersebut kepada si pemilik saham juga akan semakin besar. Begitu pula dengan penguasaan pihak pemilik saham tersebut terhadap perusahaan, juga semakin tinggi.

Jadi, perusahaan yang membagi modalnya dalam bentuk saham -saham ini biasanya kepemilikannya di bagi ke banyak orang ya. Biasanya, ada banyak pemegang saham yang turut memiliki perusahaan tersebut. 

Pemilik suatu saham dari suatu perusahaan pun memiliki hak dalam kepemilikan perusahaan tersebut. Besarnya kepemilikan itu tentu tidak penuh, melainkan berdasarkan persentase kepemilikan sahamnya saja.

Dengan memiliki saham, maka kamu juga turut memiliki perusahaan tersebut loh. Tapi nih, yang perlu jadi perhatian, ikut memiliki bukan berarti kamu bisa mengetahui seluruh isi kepala dari perusahaan itu ya. 

Kepemilikan ini lebih menunjukkan bahwa kamu memiliki hak atau klaim atas aset perusahaan, berhak hadir dalam rapat umum pemegang saham, serta berhak memiliki klaim atas pendapaatan perusahaan yang biasa disebut sebagai deviden

Begitu deh kira -kira penjelasan mengenai apa itu saham. Sudah paham kah?