Senin, 29 Agustus 2016

Apa itu developer?


Kata developer sepertinya mulai sering berdengung akhi -akhir ini. Sayangnya, arti kata developer ini terkadang masih bisa membuat sebagian orang merasa bingung. Sebab, developer sering dikaitkan di berbagai bidang yang berbeda.

Ada yang mengaitkan developer dengan bidang -bidang perumahan alias properti, ada pula yang mengaitkannya dalam bidang teknologi informasi, khususnya dalam game -game alias permainan berbasis IT (information technology).

Nah loh, jadi ada yang bingung khan, sebenarnya apa itu developer? Hmm, tak usah bingung apa itu developer. Arti developer itu sebenarnya sangat sederhana untuk dipahami kog. Nih, sepele siap memberikan ulasan sederhana yang gamblang. 

Apa itu developer?

Kalau dilihat dari arti developer secara umum, developer bisa diartikan sebagai ahli pengembang atau pembangunan. Ini arti developer secara umum loh ya. Maksudnya pengembang atau pembangunan di sini pun bisa untuk semua bidang. 

Yang paling populer sih, biasanya developer merujuk pada kegiatan yang terkait properti. Misalnya, adalah untuk menyebut seorang yang ahli dalam mempertimbangkan sebuah lahan untuk dapat dikembangkan atau dibangun menjadi suatu area khusus yang menguntungkan.
Ada juga Government Developer. Kalau yang ini, artinya adalah seorang ahli pengembang atau pembangunan yang berkaitan dengan pemerintahan. Artinya, tugas dan keahliannya adalah untuk mempertimbangkan atau mengembangkan lahan pemerintah.

Yang lebih akrab di telinga lagi nih, adalah Developer Property. Pengertian Developer Property ini merujuk pada orang atau perusahaan yang berkecimpung di bisnis property. Orang atau perusahaan ini berperan sebagai pihak pengembang alias pembangun dan sekaligus sebagai pemasar property yang dibangunnya tersebut.

Properti ini cakupannya juga luas loh. Bisa berupa perumahan dalam skala besar maupun kecil, perhotelan, pasar, pusat perbelanjaan dan bangunan lain.

Walaupun tugasnya membangun dan mengembangkan, tapi bedakan apa itu developer dengan apa itu kontraktor ya. Karena keduanya secara tegas berbeda. Lantas, apa sih perbedaan developer dan kontraktor?

Secara sederhana nih, perbedaannya ada di letak tanggung jawab dan tugasnya. Kalau developer properti, tanggung jawabnya bisa dibilang lebih luas. Developer properti bertanggung jawab membuat perencanaan suatu proyek atau lahan, menyusun strategi pendanaan, hingga strategi pemasaran proyek properti yang dikembangkan.

Sedangkan kontraktor, tanggung jawabnya sebatas pada pekerjaan lapangan di lokasi proyek berada. Kontraktorlah yang melakukan pembangunan secara fisik dan penyediaan alat -alat untuk membangun suatu proyek di lapangan. Jelas khan perbedaan developer dan kontraktor?

Kembali ke developer properti, ada syarat khusus untuk bisa menjadi seorang developer properti. Pemerintah mewajibkan developer property untuk memiliki legalitas penuh seperti CV ataupun PT (perseroan terbatas). Jadi, tidak sembarang orang bisa langsung menobatkan diri sebagai developer properti ya.

Nah, ada lagi nih, arti lain dari developer di bidang selain properti, yakni di bidang game-game. Terus, apa itu developer di bidang game atau permainan ini? 

Developer di sini adalah pihak yang ahli dalam membuat game atau program nya. Orang atau perusahaan developer game sangat ahli dan menguasai secara teknis seluk beluk dari berbagai istilah pemrograman sebuah game, mulai dari bug/ error/ cheat/ update content in game dan lain sebagainya.

Eits, developer game ini bukan sembarang game atau permainan biasa ya. Tapi, semua permainan yang mengarah pada berbagai bentuk yang menggunakan teknologi digital. Baik itu untuk dimainkan di layar HP, laptop, komputer, dan area digital lainnya.

Nah, sudah jelas apa itu developer?