Apa Itu Warraq?


Pernah mendengar kata warraq? Belum? Yap, kata ini memang lumayan jarang terucap. Sebab, warraq sudah terbilang jarang ditemui sekarang ini. Tapi, bagi kamu yang berkecimpung di dunia sejarah atau gemar dengan hal -hal berbau kuno, tentu harus tahu donk apa itu waarraq. Eh, sudah tahu?

Baiklah, bagi yang belum tahu saja nih, sebagai informasi, warraq ini adalah sebuah profesi di bidang ilmu pengetahuan. Profesi? Lantas apa pekerjaan darki warraq ini?

Ia bisa diibaratkan sebagai mesin fotokopi jaman dahulu atau jaman kuno, di mana mesin ini berwujud manusia. Wah, mesin berwujud manusia? 

Jadi gini nih ceritanya. Warraq adalah manusia, bukan mesin ya. Tapi, pekerjaan utamanya ya layaknya mesin fotokopi jaman sekarang, yakni untuk menyalin naskah - naskah. Mereka sungguh ahli dalam menyalin naskah dengan cepat dan akurat.

Kehebatan warraq ini bisa dilihat dari kemampuannya yang mampu menyalin sebuah buku berisi beberapa ratus halaman, dan menyelesaikannya hanya dalam waktu beberapa jam saja. Wow! Hebat gak tuh? Kamu bisa gak menyalin seratus halaman buku saja dalam waktu 2 jam? 

Kalau untuk buku -buku yang ekstra tebal, tentunya warraq membutuhkan waktu hingga beberapa hari juga sih. Biasanya, warraq membuat kertasnya sendiri dan juga mempunyai toko buku sendiri.

Warraq ini dulunya banyak ditemukan di wilayah Timur Tengah, salah satunya di Baghdad. Misalnya, di Waddah, sebuah kota kecil dekat Baghdad, kamu bisa menemukan lebih dari 100 toko buku besar yang mempunyai reputasi baik loh. 

Contohnya saja seperti toko buku milik Al Nadim. Toko bukunya ini cukup menarik perhatian banyak cendekiawan dari berbagai tempat di dunia. Bahkan, toko bukunya ini pernah menjadi tempat diskusi dan tempat pertemuan para cendekiwian untuk membahas aneka ilmu pengetahuan.