Selasa, 22 November 2016

Apa itu Petisi?


Di era keterbukaan berpendapat seperti sekarang ini, kata “petisi” jadi salah satu kata yang sering muncul dan dikumandangkan. Ya, apakah kamu sering mendengar orang -orang menyebutkan kata “petisi” ini?

Atau ada protes, demo, dan lain sebagainya untuk mengajukan petisi dengan dalih berbagai hal apa pun itu? Petisi memang sering jadi senjata tersendiri ketika kita hendak menginginkan sesuatu dan mengajukan suatu ide tertentu.

Hmm, mendengar seperti ini mungkin kamu masih bingung ya tentang apa itu petisi? Ada yang belum paham tentang konsep petisi? Jadi, apa sih sebetulnya petisi itu? Okay, simak di sepele aja yuk.

Arti petisi
Okay, kalau menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia versi online, petisi adalah (surat) permohonan resmi kepada pemerintah. Surat apa ini? Lebih jelasnya, mungkin bisa merujuk pada kamus terkait ilmu politik.

Menurut Kamus Istilah Politik Kotemporer, petisi diartikan sebagai surat permintaan atau kritikan yang diajukan kepada pemerintah mengenai masalah atau kebijakan politik pemerintah.

Jadi, pada intinya, jika kamu ingin mengajukan suatu usulan, permintaan, permohonan atau kritikan akan suatu kebijakan politik pada pemerintah, kamu bisa mengajukannya dengan surat permohonan resmi berupa petisi ini.

Umumnya, petisi ditulis atau ditandatangani oleh lebih dari satu orang, meski bisa juga bila hanya satu orang yang mengajukan. Hanya saja, akan lebih berpengaruh dan diperhatikan apabila petisi ini mendapat banyak dukungan yang ditunjukkan dengan banyaknya tanda tangan.

Kenapa demikian? Sebab, bila lebih banyak tanda tangan dukungan yang diperoleh, artinya usulan atau kritikan tersebut mewakili suara atau kepentingan dari lebih banyak orang. Jadi, biasanya orang akan mengumpulkan tanda tangan untuk petisi dalam jumlah sebanyak mungkin, sebelum diajukan kepada pemerintah.

Petisi Online
Yang menarik, saat ini juga ada pengumpulan petisi lewat online loh. Pernah melihat tautan yang bertuliskan “tanda tangani petisi ini”? Ya, ini adalah semacam pengumpulan dukungan tanda tangan, hanya dengan memanfaatkan jaringan internet.

Ketika ada suatu tuntutan tertentu, maka orang akan menuliskannya di media dan meminta dukungan lewat online pula. Jika sudah terkumpul banyak dukungan, barulah diajukan kepada si pembuat kebijakan alias pemerintah. Salah satu situs yang paling lekat dengan petisi ini adalah change(dot)org yang menjadi tempat pembuatan petisi online.

Petisi 50
Petisi yang sudah dibuat dan diajukan untuk pemerintah sudah ada banyak sekali. Namun, ada salah satu petisi menarik di era sejarah yang bisa dijadikan sebagai contoh. Contoh petisi yang cukup fenomenal adalah yang dikenal sebagai petisi 50.

Apa itu petisi 50? Petisi 50 merupakan suatu pernyataan keprihatinan yang ditandatangani oleh 50 orang tokoh Indonesia, tepatnya pada tanggal 5 Mei 1980. Beberapa di antara ke-50 tokoh tersebut adalah A.H. Nasutioan, Ali Sadikin, dan A.M. Fatwa.

Tentang apa petisi ini? Petisi ini berisi tentang kritikan terhadap kebijakan pemerintah presiden kala itu, yakni Presiden Soeharto.