Kamis, 13 Agustus 2020

Apa itu Tes Psikotes? Kenali Pengertian dan dan Tipsnya Di Sini

 Ketika melamar suatu pekerjaan, seseorang kadang diminta untuk melakukan tes psikotes. Sudah tahukah Anda apa itu tes psikotes? 

Tes psikotes ini pada dasarnya merupakan tes psikologi. Tes psikotes sering digunakan dalam tahap rekrutmen karyawan di berbagai perusahaan. Tak hanya di perusahaan, seleksi calon mahasiswa untuk masuk perguruan tinggi pun juga sering menggunankan syarat psikotes. 

Pengertian psikotes adalah evaluasi atau tes tertulis, visual atau verbal yang dilakukan oleh ahli psikologi atau psikolog guna menilai fungsi kognitif dan emosional seseorang.

Dari pengertian tersebut, jelas bahwa tes psikotes harus dilakukan oleh orang yang memiliki keahlian khusus atau terlatih secara klinis. Jadi, tidak sembarang orang dapat melakukan tes psikologi ini ya.

Rangkaian tes psikologi ini harus dilakukan, dinilai, dan ditafsirkan oleh ahli atau profesional terlatih, psikolog atau psikiater, yang keahliannya memang di bidang tersebut.

Kenapa psikotes sering digunakan sebagai tahap seleksi? Ini karena soal psikotes dianggap penting untuk bisa mengetehui gambaran dari berbagai kemampuan dan atribut mental. Psikotes digunakan untuk mengetahui potensi, termasuk pencapaian dan kemampuan, kepribadian, serta fungsi neurologis dari anak-anak hingga orang dewasa. 

Melalui psikotes, kita dapat melakukan observasi tingkah laku individu dan haislnya bisa digambarkan dalam skala angka atau sistem kategori. Tes ini dilakukan dengan memberikan soal-soal psikotes serta pengamatan tertentu. 

Fungsi psikotes bisa ditekankan pada usaha untuk mengetahui sifat, kepribadian serta karakter seseorang sehingga dapat memetakan potensi dan kemampuanya, dengan tujuan untuk mengetahui ketepatan seseorang dapat mengisi posisi tertentu di pekerjaan.

Baca juga: APA ITU CEO? APA TUGASNYA?

Tes psikotes pada dasarnya berbeda dengan tes akademis ya. Psikotes memberikan informasi secara lebih luas. Tidak hanya kemampuan pekerja saja yang bisa dilihat dari psikotes, melainkan juga potensi seseorang di masa depan. Jadi, melalui psikotes, seorang ahli akan mampu memperoleh gambaran tentang potensi seseorang untuk berkembang di kemudian hari. 

Jadi, pertanyaan pentingnya, apakah kita bisa percaya 100% terhadap hasil tes psikotes? Kita bisa mempercayai hasil psikotes, tapi memang tidak bisa 100%. Ada kalanya, terdapat faktor X yang bisa berpengaruh terhadap perjalanan karir seseorang. Meski demikian, psikotes sering diandalkan sebagai patokan dasar dalam menilai seseorang.

Oleh karena itu, tak ada salahnya Anda bersiap ketika hendak menghadapi psikotes. Tips Mengikuti Psikotes yang bisa Anda coba adalah dengan mengerjakan psikotes secara jujur dan tetap berkonsentrasi maksimal. 

Siapkan mental dan energi saat akan menjalani psikotes. Istirahatlah yang cukup karena tes ini terhitung menguras energi. Secara tidak langsung, soal psikotes bisa menguras energi, pikiran dan batin Anda.

Soal psikotes bukan soal sulit, tapi lebih menyangkut kehidupan sehari-hari, dan dikemas secara berulang, rumit dan dengan waktu terbatas. Ini yang membuat psikotes lebih menguras pikiran dan emosi.

Jadi, sudah jelas tentang apa itu psikotes?